Mahasiwa dan Petani Sumatera Utara Tolak WTO

MEDAN. Menyikapi Konferensi Tingkat Menteri (KTM) 9 WTO (Organisasi Pangan Dunia) di Bali pada 3 - 6 Desember 2013, kelompok pemuda yang menamakan diri Sumatera Youth Food Movement (SYFM) melakukan aksi penolakan di kota Medan (04/12). Aksi yang menjadi bagian dari rangkaian aksi besar penolakan terhadap WTO ini berlangsung damai. Aksi diisi den

gan orasi mengajak masyarakat menolak kehadiran WTO di Indonesia serta teatrikal dari massa Aksi di pintu utama Universitas Sumatera Utara (USU), Medan.

M. Fahri Riza, selaku pimpinan aksi dalam orasinya menyatakan bahwa kehadiran WTO di Indonesia merupakan bagian dari agenda besar neoliberalisme serta upaya menjaga penjajahan di bumi Indonesia.

“Keberadaan WTO akan senantiasa membuat segala sektor pemenuhan kebutuhan masyarakat menjadi sangat kapitalistik, karena pertemuan tersebut juga diisi oleh negara-negara yang mengagungkan kapitalisme sehingga pengambilan keputusan dalam pertemuan tersebut tidak akan pernah memberikan manfaat kepada rakyat” katanya di depan puluhan massa aksi.

Selanjutnya...
 

Sintesa dan SPI Sumut Selenggarakan Selenggarakan Pendidikan dan Pelatihan Petani Perempuan

 

MEDAN. Yayasan Sintesa bekerjasama dengan Dewan Pengurus Wilayah (DPW) Serikat Petani Indonesia (SPI) Sumatera Utara (Sumut)   melaksanakan pendidikan dan pelatihan petani perempuan di Medan (20-21 Maret 2013).

Acara yang bertemakan “Perjuangan Petani dari Desa Guna Menghapuskan Kekerasan terhadap Perempuan dan Mencapai Kesetaraan Jender” ini diikuti oleh dua puluhan petani perempuan yang berasal dari berbagai daerah di Sumatera Utara.

Selanjutnya...
 


Halaman 1 dari 10